Pemkab Tebo Perkuat Pengendalian Inflasi Lewat Rakor Virtual

Avatar
Wakil Bupati Tebo bersama jajaran OPD mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2025. (INJ/Ist)

TEBO – Wakil Bupati Kabupaten Tebo, Nazar Efendi, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2025 secara virtual dari Ruang Rapat Anggrek, Kantor Bupati Tebo, Senin (8/12/2025).

Rakor tersebut diselenggarakan sebagai upaya sinkronisasi langkah strategis antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, memastikan kelancaran distribusi pasokan, serta mengantisipasi potensi kenaikan harga menjelang akhir tahun 2025.

Baca Juga :  Pameran Seni Rupa Presisi Jilid II Tahun 2024 Segera Digelar di Tebo

Dalam rapat itu, dibahas berbagai indikator utama penyebab inflasi, di antaranya ketersediaan bahan pangan, distribusi logistik, serta dampak faktor cuaca dan dinamika ekonomi nasional. Pemerintah daerah diminta untuk terus melakukan pemantauan harga di pasar serta memperkuat koordinasi lintas sektor.

Wakil Bupati Nazar Efendi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tebo dalam mendukung kebijakan nasional pengendalian inflasi. Ia menyampaikan bahwa Pemkab Tebo secara rutin melakukan monitoring harga bahan pokok serta menjaga stabilitas pasokan melalui kerja sama dengan instansi terkait.

Baca Juga :  Wabup Tebo Nazar Efendi, SE.M.Si Pimpin Apel Bersama, Ingatkan ASN Jaga Kamtibmas dan Selaraskan Program

“Pengendalian inflasi merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah daerah harus hadir memastikan harga tetap stabil dan daya beli masyarakat terjaga,” ujar Wakil Bupati.

Ia juga menekankan pentingnya peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam merumuskan langkah-langkah konkret di lapangan, termasuk operasi pasar, penguatan cadangan pangan, serta optimalisasi peran distributor lokal.

Baca Juga :  Panitia Resmi Buka Penjaringan Calon Ketua DPD Golkar Kabupaten Tanjabtim Periode 2026–2031

Melalui rakor ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat dalam menghadapi tantangan ekonomi di penghujung tahun, sehingga stabilitas harga dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.***