TEBO – Suasana kampus Institut Agama Islam (IAI) Tebo, Rabu (28/8/2025), tampak berbeda. Sejumlah mahasiswa dari berbagai program studi berkumpul dalam satu ruangan, bukan untuk kuliah atau ujian, melainkan bermusyawarah membentuk wadah baru bernama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Protokoler.
Musyawarah ini dipimpin langsung oleh dosen pembina yang sudah tak asing lagi bagi civitas kampus, yakni Rizki Hariandi, M.Kom (Ketua Humas, Protokol dan Kerja Sama), Ari Yopi Ispa, S.E., M.Ak (Dekan FEBI), serta Dani, S.E., S.Hum., MM (Kaprodi Ekonomi Syariah). Ketiganya menegaskan bahwa kehadiran UKM Protokoler bukan sekadar formalitas, tetapi kebutuhan mendesak bagi kampus yang terus berkembang.
“Kalau kampus mau terlihat profesional, maka kita butuh tim protokoler yang siap bekerja dalam setiap acara resmi. Dari penyambutan tamu sampai jalannya wisuda, semua harus tertib, berwibawa, dan mencerminkan nama baik kampus,” ujar Rizki dalam sambutannya.
UKM Protokoler ini punya misi yang cukup serius: membina mahasiswa agar disiplin, melatih mereka berbicara dengan percaya diri, hingga mengajarkan seni mengatur tata acara. Bukan hanya soal berdiri di podium jadi MC, tapi juga mengelola ruangan, mengatur tempat duduk pejabat, sampai menjaga alur acara agar tidak berantakan.
Mahasiswa pun terlihat antusias. Mereka sepakat membentuk tim formatur untuk menyusun AD/ART, struktur organisasi, dan program kerja awal. Bahkan, dalam waktu dekat, UKM ini akan membuka rekrutmen anggota baru. Namun, jangan harap bisa masuk dengan mudah—akan ada seleksi khusus yang menekankan integritas, etika, dan kesiapan mental.