Dukung Swasembada Pangan Nasional 2025 : Polres Tebo Gelar Penanaman Jagung Serentak Kuartal III di Seluruh Wilayah Polres Tebo dan Polsek Jajaran

Avatar
Kapolres Tebo AKBP Triyanto bersama Forkopimda saat melakukan penanaman jagung secara simbolis di Desa Penapalan, Kecamatan Tengah Ilir.(Humas Polres Tebo)

Kapolres Tebo AKBP Triyanto, S.I.K., S.H., M.H. mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri, khususnya Polres Tebo, terhadap program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan.

POLRES TEBO – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan swasembada pangan tahun 2025, Polres Tebo bersama seluruh jajaran Polsek melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III pada Rabu, 9 Juli 2025.

 

Kegiatan ini terintegrasi dengan penanaman di lahan perhutanan sosial dan diselenggarakan secara virtual melalui Zoom Meeting yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. serta dihadiri Menteri Pertanian, Menteri Kehutanan, dan Ketua Komisi IV DPR RI.

Baca Juga :  Polres Tebo Gelar Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Asta Cita dan 17 Program Prioritas Presiden

 

Kapolres Tebo AKBP Triyanto, S.I.K., S.H., M.H. mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri, khususnya Polres Tebo, terhadap program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan.

 

“Program ini adalah wujud nyata dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional. Dengan pelibatan langsung seluruh Polsek dan masyarakat, kami ingin menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya urusan pemerintah pusat, tapi tanggung jawab bersama,” ujar Kapolres Tebo saat menghadiri kegiatan di Desa Penapalan, Kecamatan Tengah Ilir.

Baca Juga :  Warga dan LSM Desak Pencopotan Kades Kembang Seri

 

Kegiatan ini dilaksanakan serentak oleh seluruh jajaran Polsek bersama Forkopimcam, perangkat desa, kelompok tani, Babinsa, dan tokoh masyarakat. Penanaman simbolis juga dilakukan oleh Kapolres Tebo bersama Forkopimda di Desa Penapalan, Kecamatan Tengah Ilir.

Baca Juga :  Gerak Cepat : Satreskrim Polres Tebo dan Polsek Tengah Ilir Tangkap Pelaku Penganiayaan

 

Adapun total lahan yang ditanam 35,1 hektar, tersebar di 24 titik tanam, yang terdiri dari Lahan non-perhutanan sosial: 32,1 hektar (21 titik) dan Lahan perhutanan sosial: 3 hektar (3 titik)

 

Program ini bertujuan meningkatkan produksi jagung nasional, mengurangi ketergantungan impor, serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kedaulatan pangan dan peran semua elemen dalam mencapainya.***

You cannot copy content of this page