Bus Transport Express Jaya Alami Kecelakaan Tunggal di Tebo

Avatar

TEBO – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Tebo-Bungo KM 16, Desa Sungai Alai, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo. Insiden tersebut melibatkan sebuah bus Mercedes Benz dengan nomor polisi BA 7156 QU yang mengalami kecelakaan pada dini hari.

 

Kasatlantas Polres Tebo, AKP M. Tohir, melalui Kanit Gakkum Aiptu Fiqhumaidi SH membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. “Iya benar, kejadiannya sekitar jam 3 dini hari. Diduga bus datang dari arah Bungo menuju Tebo. Saat melintasi tikungan ke kanan, kendaraan bergerak lurus dan lepas kendali, kemudian rebah ke kiri,” ujar Fiqhumaidi.

Baca Juga :  Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tebo berencana melakukan tera ulang timbangan pada Ram sawit

 

Dalam insiden ini, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Namun, dua penumpang mengalami luka berat, sementara 17 penumpang lainnya mengalami luka ringan. Para korban segera dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan terdekat.

 

Baca Juga :  Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto, S.E., M.Sc., Lakukan Kunjungan Kerja ke Denhubrem 042/Gapu

Kerugian material akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp 200 juta. Bus mengalami kerusakan parah pada bagian samping kiri dan beberapa bagian lainnya. Kondisi jalan yang menikung dan diduga faktor kelalaian menjadi penyebab utama kecelakaan.

 

Pihak kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti dan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Upaya ini dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan serta memastikan keselamatan pengguna jalan di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga :  Pj Bupati Tebo, H. Varial Adhi Putra, menghadiri peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU) yang ke-102

 

Fiqhumaidi juga mengimbau kepada seluruh pengendara untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintasi jalan yang memiliki tikungan tajam. Kondisi jalan yang licin pada malam hari dan minimnya penerangan sering kali menjadi faktor risiko yang memicu kecelakaan.

 

“Kami mengingatkan kepada semua pengendara, khususnya sopir bus, untuk selalu waspada, mematuhi rambu lalu lintas, dan memastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum melakukan perjalanan,” tambahnya.

Salpandri Andrey