Wabup Bakhtiar Buka Bimtek KHA Untuk Wujudkan KLA di Batang Hari

Avatar
Wabup Bakhtiar SP membuka kegiatan KHA Kabupaten Batang Hari tahun 2023

BATANGHARI – Dalam upaya pemenuhan hak anak demi mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) perlu adanya pemahaman tentang Konvensi Hak Anak (KHA). Wakil Bupati (Wabup) Batang Hari, H Bakhtiar, Sp membuka kegiatan KHA Kabupaten Batang Hari tahun 2023, Rabu (8/3/2023).

 

 

Acara digelar di ruang pola kecil Kantor Bupati Batang Hari, yang dihadiri Narasumber Hendra Jamal. Dan dari Pemerhati Anak dan Bapak, Taufieq Uwaidha, tim Independen KHA Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak Republik Indonesia (RI), Kepala Dinas PPKBP3A Batang Hari, M Khadafi, para Asisten Setda, para peserta bimbingan teknis KHA, serta tamu undangan lain-nya.

Baca Juga :  Petani Koperasi Kelapo Mandiri Protes PT Adimulia Palmo Lestari : Mogok Kerja dan Jalan ke Kebun Dipagar

 

 

Wabup Bakhtiar dalam acara menyebutkan wacana tentang anak ini tidak bisa lepas dari KHA. Karena konvensi inilah yang menjadikan dasar bagi dunia internasional termasuk Indonesia dan Kabupaten Batang Hari pada khususnya untuk memandang permasalahan yang dihadapi anak.

Baca Juga :  Sungai Batanghari Mulai Mengancam wisata Tanggo Rajo

 

 

” Kita yakini bahwa dalam menghadapi kondisi zaman yang semakin berat saat ini, diperlukan sumber daya manusia yang handal. Untuk itu pemenuhan hak anak harus tetap diberikan yang terbaik, sehingga anak dapat tumbuh berkembang dan terlindung dari kejahatan dan diskriminasasi,” kata orang nomor duo di Batang Hari.

 

 

Dikata Wabup, terhadap pelaksanaan Bimtek KHA hari ini yang dilakukan oleh dinas PPKBP3A. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada narasumber dari tim independen kementerian PPPA RI yang telah hadir pada hari ini.

Baca Juga :  SPJ Fiktif, Kasus Dugaan Korupsi Pinto Jayanegara Naik ke Tahap Sidik

 

 

” Saya minta kepada seluruh peserta agar serius dan sungguh-sungguh dalam mengikuti Bimtek ini. Sehingga yang diperoleh dapat diimplementasikan oleh peserta semua. Dalam memberikan pengajaran dan pelayanan sesuai bidang di institusi masing-masing serta memiliki persepsi dan pemahaman terhadap KHA,” ungkapnya. (AS)

You cannot copy content of this page