Kapolres Tebo Pimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Persiapan Penanggulangan Bencana Alam

Avatar
Kapolres Tebo AKBP Fitria Mega M. Psi,Psi ( Tengah ) di dampingi oleh PJ Bupati Tebo H Aspan ST dan Dandim 0416 BUTE Letkol inf Evid Nirwan.

TEBO – Menyikapi kemungkinan terburuk yang bakal terjadi, Polres Tebo gelar Rapat Koordinasi lintas sektoral dengan agenda rapat persiapan penanggulangan bencana alam di wilayah hukum Polres Tebo di Aula Wira Astha Brata Polres Tebo. Selasa, (28/3/2023).

Giat di pimpin langsung Kapolres Tebo AKBP Fitria Mega M. Psi,Psi di dampingi oleh PJ Bupati Tebo H Aspan ST dan Dandim 0416 BUTE Letkol inf Evid Nirwan.

Baca Juga :  Ditanya Soal Peningkatan Wisata Sejarah, Ini Solusi Dari Paslon 02 Agus-Nazar

Turut hadir dalam rapat tersebut yakni, Kabag ops polres Tebo Kompol Dhadhag A,SH S.ik, Para Perwira Polres Tebo, Para Kadis instansi terkait, Dan Meneger perusahaan maupun yang mewakili.

 

Adapun materi rapat koordinasi adalah membahas tentang persiapan Kabupaten Tebo dalam rangka penanggulangan Bencana Alam di wilayah hukum Polres Tebo.

Baca Juga :  Cibiran Masyarakat Tidak Gentarkan Semangat Kapolsek Batin XXIV untuk Sita Kendaraan Debitur

Pada kesempatan itu, Kapolres Tebo mengatakan, Rakor ini bertujuan untuk menyamakan persepsi tentang cara bertindak, apabila terjadi bencana alam Seperti Kahutla, Banjir dan Tanah Longsor di wilayah hukum Polres Tebo.

“Kami mengharapkan adanya sinergitas antar instansi terkait, dalam menangani dan menanggulangi apabila terjadi bencana alam di daerah kita,” ujar Kapolres.

Dalam kesempatan tersebut PJ Bupati Tebo H Aspan ST juga menyampaikan Pemerintah Kabupaten Tebo mendukung apa yang dilakukan instansi terkait dalam rangka penangulangan Bencana di wilayah Kabupaten Tebo.

Baca Juga :  Heboh..!! Warga Bajubang Meninggal Dunia Saat Mancing Di KM 39 Mestong

Untuk diketahui hingga saat ini penanganan bencana alam di Kabupaten Tebo telah berjalan baik, dimana BPBD bersama Polri, TNI dan instansi terkait bahu membahu bersama warga dalam menangani bencana alam.

Salpandri Andrey