Rakor Pendataan Koperasi Merah Putih Digelar, Wabup Tebo Tekankan Sinergi OPD

Avatar
Wakil Bupati Tebo memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Pendataan Lokasi Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Tahun 2025, didampingi unsur Forkopimda dan kepala OPD terkait. (INJ/Ist)

TEBO – Wakil Bupati Tebo, Nazar Efendi, S.E., M.Si., memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pendataan Lokasi Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Tebo, Selasa (18/11/2025). Rakor ini digelar untuk mempercepat penentuan titik lokasi gerai koperasi yang menjadi program prioritas daerah.

Rakor tersebut dihadiri sejumlah kepala OPD terkait, para camat, perwakilan desa dan kelurahan, serta tim teknis pelaksana program. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bagian penting dalam memastikan pendataan lapangan berjalan seragam dan sesuai kebutuhan masyarakat di tiap wilayah.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Tebo Bekuk Tiga Pengedar Sabu di Rimbo Bujang

Dalam arahannya, Wakil Bupati Nazar menegaskan bahwa pendataan lokasi gerai koperasi harus dilakukan secara cermat. Ia mengatakan, keberadaan Gerai Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi pusat ekonomi desa yang dapat memperkuat kegiatan usaha masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan warga.

Baca Juga :  PPI Siap Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dandim 0416/Bute Tekankan Tanggung Jawab Sosial

Ia juga meminta agar seluruh OPD dan jajaran kecamatan bersinergi dalam mempercepat proses pendataan. Menurutnya, ketepatan dan kecepatan data sangat menentukan keberhasilan pembangunan gerai koperasi ke depan. “Kita ingin memastikan setiap desa dan kelurahan memiliki gerai koperasi yang benar-benar berfungsi dan mudah diakses oleh masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Lakukan Pengembangan Perkara Narkoba, Tim Macan Sat Narkoba Polres Merangin Juga Menangkap Pelaku Curanmor

Selama rapat, tim teknis memaparkan perkembangan pendataan yang sudah dilakukan di beberapa kecamatan. Beberapa kendala seperti verifikasi ulang lokasi, kesiapan aset, dan dukungan administrasi desa turut dibahas untuk mencari solusi yang cepat dan tepat.