“Peningkatan kelas Jalan Padang Lamo menjadi langkah strategis untuk membuka akses investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tegas Suryadi.
Fraksi PAN juga menegaskan pentingnya melanjutkan program pembangunan fisik yang telah direncanakan untuk tahun 2026, termasuk pembangunan rabat beton di Kelurahan Sungai Bengkal.
Di sektor desa, Fraksi PAN menyoroti penggunaan alokasi 20 persen Dana Desa untuk program ketahanan pangan dan meminta adanya pengawasan yang optimal agar program tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Penggunaan Dana Desa untuk ketahanan pangan harus diawasi secara optimal sehingga hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Dalam upaya penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Fraksi PAN mendorong pemerintah daerah untuk lebih aktif menggelar kegiatan yang melibatkan masyarakat, seperti bazar murah, event olahraga, serta kegiatan seni dan budaya guna meningkatkan perputaran ekonomi lokal.
Terakhir, Fraksi PAN meminta pemerintah daerah mengalokasikan anggaran pemeliharaan sektor pariwisata, khususnya objek wisata Tanggo Rajo serta Stadion Srimaharaja Batu, sebagai bagian dari upaya menjaga aset daerah sekaligus meningkatkan daya tarik publik.
“Melalui berbagai catatan ini, kami berharap pemerintah daerah dapat menindaklanjutinya secara serius demi peningkatan kinerja pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tebo,” tutup Suryadi.***




