Sementara itu, data dari Jasa Raharja Wilayah Jambi menunjukkan adanya peningkatan jumlah kejadian kecelakaan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2026, tercatat 29 kasus kecelakaan, meningkat cukup tajam dibandingkan 11 kasus pada 2025.
Jumlah korban luka juga mengalami kenaikan, yakni menjadi 50 orang dari sebelumnya 38 orang. Namun, di tengah peningkatan tersebut, angka korban meninggal dunia justru mengalami penurunan yang cukup signifikan.
Pada tahun ini, korban meninggal dunia tercatat dua orang, turun sekitar 71,4 persen dibandingkan tahun lalu. Dari jumlah tersebut, satu korban telah menerima santunan, sementara satu lainnya ditangani oleh cabang Bogor karena domisili ahli waris.
Penurunan angka fatalitas ini dinilai sebagai hasil dari upaya penanganan yang lebih cepat dan koordinasi yang baik antara pihak kepolisian, Jasa Raharja, serta instansi terkait lainnya.
Meski demikian, seluruh pihak tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di jalan, mematuhi aturan, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik dan arus balik Lebaran.***




