Ia juga berharap kegiatan pasar murah dapat dilaksanakan lebih dari satu kali sebelum Idulfitri agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Merangin juga membeli sebanyak 25 paket sembako secara pribadi untuk kemudian dibagikan kepada anak yatim dan masyarakat kurang mampu yang hadir di lokasi kegiatan.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Merangin, Yusmanelly, menyampaikan bahwa kegiatan pasar murah ini merupakan bentuk sinergi berbagai pihak dalam upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok serta mengendalikan inflasi daerah.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menyediakan bahan pokok bagi masyarakat, tetapi juga sebagai upaya menjaga kestabilan harga di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang hari besar keagamaan.
“Melalui kegiatan ini kami berharap dapat membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di daerah,” ujarnya.
Pasar murah tersebut berlangsung selama satu hari dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, tepung terigu, telur, cabai, bawang merah, bawang putih, aneka sayuran hingga produk UMKM lokal.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat lebih mudah memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang relatif terjangkau menjelang perayaan Idul Fitri.***




