Alat Berat Dikeluarkan dari Polsek, Penegakan Hukum Kasus PETI Jangkat Dipertanyakan

Avatar
Dokumentasi alat berat yang sempat diamankan aparat di Polsek Jangkat dalam rangka penanganan kasus PETI di Kabupaten Merangin. (INJ/Ist)

“Kalau barang bukti diamankan secara lengkap, tentu sulit untuk berdalih. Jangan-jangan ini disengaja untuk melemahkan jeratan hukum,” tegas warga tersebut.

Lebih jauh, masyarakat menduga tidak diamankannya seluruh barang bukti berkaitan dengan keluarnya alat berat dari Polsek Jangkat. Kondisi ini dinilai membuat penanganan perkara terkesan tidak maksimal dan berpotensi bertentangan dengan prosedur hukum yang berlaku.

Baca Juga :  PERJALANAN "JERAT ZIKIR"

Situasi tersebut memicu kekhawatiran luas terhadap komitmen aparat penegak hukum dalam memberantas PETI, khususnya di wilayah Jangkat yang sebelumnya dilaporkan didatangi belasan alat berat yang diduga digunakan untuk aktivitas tambang ilegal.

Baca Juga :  Pantang Pulang Sebelum Menang Berkumandang, 4 Kordes Di Tebo Ulu Siap Menangkan Agus-Nazar

Hingga berita ini diterbitkan, media masih berupaya mengkonfirmasi Polres Merangin terkait alasan tidak diamankannya seluruh barang bukti.

Sebelumnya, persoalan ini telah mendapat perhatian Polda Jambi menyusul aksi demonstrasi Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Merangin pada 12 Desember 2025. Publik kini menanti transparansi dan ketegasan aparat agar penegakan hukum tidak sekadar menjadi formalitas, melainkan benar-benar memberikan efek jera serta memulihkan kepercayaan masyarakat.***