Forkopimda Tebo Gelar Doa Bersama Wujudkan Kamtibmas Kondusif

Avatar
Wakil Bupati Tebo, Nazar Efendi, bersama jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta anggota Polres Tebo kompak mengikuti doa bersama di Mapolres Tebo.(INJ/Ist)

TEBO – Dalam rangka mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tebo menggelar doa bersama di Mapolres Tebo pada Minggu (31/8). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kebersamaan sekaligus membangun semangat menjaga persatuan.

Doa bersama tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Tebo, Nazar Efendi, SE., M.Si., Kapolres Tebo, Dandim 0416/Bute, Ketua DPRD Tebo, Kajari Tebo, serta sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, dan elemen masyarakat lainnya. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas daerah.

Baca Juga :  Pelantikan Forum Anak Daerah Tebo Dorong Kabupaten Ramah Anak

Wakil Bupati Tebo dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan juga seluruh elemen masyarakat. “Dengan kebersamaan dan doa, kita berharap Tebo senantiasa dalam keadaan aman, damai, dan sejahtera,” ujarnya.

Baca Juga :  Beri Semangat Siswa Baru, Nurchasanah Bagikan Makanan Sehat saat MPLS

Selain doa lintas agama, kegiatan juga diisi dengan tausiyah singkat dari tokoh agama yang mengingatkan pentingnya mempererat silaturahmi. Menurutnya, persatuan dan persaudaraan harus menjadi pondasi kuat bagi masyarakat agar tidak mudah terpecah oleh isu-isu yang menyesatkan.

Kapolres Tebo dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan doa bersama ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata sinergi Forkopimda bersama masyarakat. Ia menekankan, kesadaran kolektif untuk menjaga kamtibmas menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai dinamika sosial.

Baca Juga :  Wabup dan Ketua TP PKK Tebo Lantik Tiga Organisasi Perempuan Sekaligus

Tokoh masyarakat yang hadir pun memberikan apresiasi. Mereka menilai kegiatan ini membawa pesan moral yang kuat bahwa pemerintah, aparat, dan masyarakat harus sejalan demi terciptanya suasana aman dan kondusif. “Kami mendukung penuh langkah Forkopimda yang selalu mengedepankan pendekatan persuasif,” ungkap salah seorang tokoh adat.