Warga Muara Kilis Geger, Seorang Pria Ditemukan Meninggal Gantung Diri

Avatar
Ilustrasi Gantung Diri. (Istimewa)

TEBO – Suasana di Desa Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo mendadak gempar pada Selasa siang (29/7/2025), sekitar pukul 13.30 WIB. Seorang pria berinisial Abd. R (56) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya, diduga karena bunuh diri.

Informasi awal diterima Polsek Tengah Ilir dari warga setempat yang curiga melihat korban tak kunjung keluar rumah sejak pagi hari. Petugas piket yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian bersama tim dari Puskesmas Mangupeh.

Baca Juga :  TMMD Ke-123 Kodim 0416/Bute Resmi di tutup Danrem 042/Gapu

Tak lama berselang, Tim INAFIS dari Polres Tebo turut didatangkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh. Proses identifikasi dan pemeriksaan awal pun dilakukan di lokasi kejadian.

Dari hasil pemeriksaan visum, petugas menemukan ciri khas orang yang diduga meninggal karena gantung diri, di antaranya luka membentuk huruf “V” di leher, lidah menjulur dan tergigit, serta adanya cairan sperma. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik lain pada tubuh korban.

Baca Juga :  Ikuti Pengajian, Pasangan Agus-Nazar di Do'akan Ribuan Masyarakat dan Para Kiai Jadi Pemimpin Tebo

Kapolsek Tengah Ilir melalui anggotanya menyampaikan bahwa korban diduga mengalami depresi berat usai ditinggal istrinya yang meninggal dunia sekitar satu tahun lalu. “Selama ini korban memang dikenal pendiam dan lebih banyak mengurung diri di rumah,” ujar salah satu warga.

Baca Juga :  Taufik, Kader gerinda jadi jurkam agus-nazar pengukuhan tim di vii 7 ilir

Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap kasus ini. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan untuk memastikan tidak adanya unsur lain dalam kejadian tersebut.

Hingga sore hari, petugas dari Polsek Tengah Ilir, Tim INAFIS Polres Tebo, dan tenaga medis Puskesmas Mangupeh masih berada di lokasi untuk menyelesaikan proses olah TKP dan dokumentasi kejadian.***