Berita  

Ketua Umum PB HMI Hadiri Latihan Kader 1 Komisariat ISIP Unja : Mengapa Kita Harus BerHMI?

Avatar

INFONEGERIJAMBI.COM – Latihan Kader 1 (LK 1) yang diselenggarakan oleh HMI Komisariat Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (ISIP) mendapat kehormatan besar dengan hadirnya Ketua Umum Pengurus Besar HMI, Bagas Kurniawan, serta Kanda Rio Yusri Maulana, S.IP., M.I.Pol. Ph.D. sebagai pengurus KAHMI EROPA, kehadiran tokoh-tokoh tersebut menjadi motivasi bagi peserta untuk semakin memahami peran dan urgensi menjadi kader HMI.

Baca Juga :  Ketua DPD PSI Tanjab Timur Memberikan Tanggapan Terkait Pembelotan Samsul Muin

 

Pada kesempatan itu, Ketua umum PB HMI Bagas Kurniawan , dalam materi pembekalannya, mengajak seluruh peserta untuk memahami esensi dari “mengapa kita harus berHMI.” Menurutnya, HMI bukan sekadar wadah bagi mahasiswa, tetapi merupakan ruang pembinaan intelektual yang mengedepankan nilai-nilai Islam dan nasionalisme. “HMI memberikan kesempatan untuk mengasah potensi diri, baik dalam aspek spiritual, akademis, maupun sosial,” ucapnya. Ia juga menegaskan bahwa dengan berHMI, mahasiswa tidak hanya memperoleh ilmu, tetapi juga ditantang untuk ikut terlibat aktif dalam pemecahan masalah bangsa.

Baca Juga :  Dihadiri Calon Bupati Agus-Nazar, Keluarga Besar H.Sutriman Santuni Ratusan Anak-Anak Yatim-piatu

 

Sementara itu, Ketua Umum HMI Komisariat ISIP, Irgi Kurnia Putra, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran Ketua Umum PB HMI, Bagas Kurniawan. “Ini merupakan sebuah kehormatan besar bagi kami. Kehadiran Ketua Umum PB HMI tentunya menjadi inspirasi bagi seluruh peserta LK 1 dan memberikan semangat baru dalam berproses di HMI,” ujarnya.

Baca Juga :  Berikut 5 Wilayah Termiskin di Provinsi JAMBI, Nomor Satu Kabupaten Terkenal hingga Asia Tenggara, Bisa Tebak?

 

Dengan dihadiri oleh para tokoh besar, kegiatan LK 1 kali ini tidak hanya menjadi ajang pembinaan tetapi juga momentum berharga bagi para kader untuk memahami arah perjuangan HMI dan memperkokoh langkah dalam berkarya untuk bangsa dan agama.***

You cannot copy content of this page