PUISI  

Jasad di Bawah Payung Hitam Oleh Alhendra dy

Avatar

Jasad di Bawah Payung Hitam

Oleh Alhendra dy

 

Sebentar lagi kerenda mengusung jasadmu

Liang kubur yang beberapa waktu lalu susah payah ku gali

Aku cangkul sendiri dengan tangan-tangan rapuh ini

Batu nisan aku sendiri juga yang memahatnya

Baca Juga :  Sekretaris Daerah Drs. Teguh Arhadi, MM menjadi Inpektur pada acara apel Siaga Pengawasan Satu Tahun Menuju Pemilu 2024

Ku ukir nama sambil mengukur embel-embelnya.

 

Kembang kamboja merah jambu ku punguti dari wajah-wajah kekasih yang luka

Kini mulai menghitam melayu pilu.

 

Air putih di dalam botol aqua

Dan matahari yang memanggang dada menanak dendam,

Baca Juga :  Mencari Butir Tasbih Oleh Alhendra Dy

Luka menganga.

 

Malaikat berebut memburu jasadmu Saling geram menerkam

Sedang seraut pilu wajah bidadari diam tersudut memeluk mahar lusuh

Yang aku hantarkan semusim lalu,

Pada pesta tabu.

 

Aku merunduk terdiam

Lafaz doa terasa semakin berat dan dalam.

Baca Juga :  Dinas LH Larang Partai Pasang Atribut di Lokasi RTH

 

Airmata yang mengkristal,

Serta ketakutan yang memuncak.

 

Hitunglah Tuhan,

Timbanglah dengan kecurangan

Bebankan kepadaku semuanya

Tanpa sisa

Tak bersisa.

 

Biarlah aku yang menikmatinya,

Bukankah aku yang meminta?

You cannot copy content of this page